Part 6: Rel Kereta Api Angker - Ane Tinggalin Tedy Yang Pingsan Dipinggir Rel K.A.
Gak lama setelah tedy kencing, kita merasakan seperti ada hawa hangat, diantara keheningan dan dinginnya malam, tedy lah yang paling banyak merasakan aura tersebut. Sementara ane hanya masih gak percaya dengan kejadian yang tadi alami.
Setelah tedy membereskan resletingnya dan bersiap jalan kaki menuju sepeda yang
kita bawa, tepat dibelakang kita sesosok seseorang laki-laki yang setengah
badan, dengan mata melotot seperti marah memandang kita, dengan darah yang
berlumuran dibadannya, itu tepatnya disamping rel kereta api. Dengan jelas pada
waktu itu ketika terkena cahaya sinar rembulan. Dan kita berdua melihatnya,
tanpa komando kita pun langsung menengok ke depan arah jalan pulang.Tapi apa
yang terjadi selanjutnya, nampak dalam kejauhan di rel KA terlihat sosok
penampakan lelaki tanpa kepala sekitar 3 meter didepan kita kelihatan sosok
penampakan tersebut seperti lari dan mau menghampiri kita, ane pun kontan
langsung turun dari rel ke jalan setapak yaitu jalan yang mau kita lewati,
namun apa yang terjadi lagi? ane melihat secara mendadak terdapat seperti
kepala yang menggelinding, dan yang bikin sangat mengerikan ketika kepala itu
menggelinding berhenti pas diantara jalan setapak yang mau kita lewati, serta
posisi kepala itu berdiri tegak dengan potongan leher dibawah, mata yang
melotot, serta darah yang masih terlihat disekitar disekitar kepala.
Spoiler for "Mulustrasi":
Tanpa sepatah kata yang keluar dari mulut ane, ane lari sekencang mungkin.
Sementara tedy dibelakang ane, setelah hampir 500 meter ane lari menuju jalan,
ane pun menengok ke belakang dan ternyata tedy gak ada dibelakang ane, ane pun
gak tau dimanakah tedy, apakah dia lari berbeda arah dengan ane?
Setelah ane lari, dan minta tolong. Ane bertemu dengan anak-anak kalau ane
tebak kira-kira mereka masih SMA kelas 2 atau kelas 1. Mereka bertiga masih
nongkrong dijalan gang desa. Ane pun meminta tolong kalau temen ane disitu,
dengan kata-kata ane masih gugup dan tergesa-gesa.
“Mas tolongin temen sy, ayo mas.. tolong!!!” pinta ane dengan gugup,
Terlihat wajah mereka bingung dengan permintaan ane,
“Knp mas??”jawab salah satu pemuda itu,
“Temen sy disana mas, tolong mas” pinta ane lagi,
Salah satu pemuda malah terlihat gak mau menolong ane gan, mungkin ane mau
menjebak kalau mau berbuat jahat sama mereka, tapi dengan melihat wajah ane
yang keringetan, ngos2an karena lari, serta seperti ketakutan, akhirnya mereka
pun memutuskan menemani ane untuk menemui tedy temen ane. (Pada waktu itu dalam
pikiran ane, tedy mungkin lari tetapi berbeda arah dengan ane). ane pada waktu
itu fokus untuk mengambil alat pancing ane, sepeda yang ane pake dan tentunya
keberadaan tedy temen ane).
Setelah hampir sampai ditempat dimana ane dan tedy lihat penampakan, ane
sempatkan untuk melihat kebawah gan, kali aja penampakan kepala menggelinding
itu masih ada. Sementara ane fokus melihat kebawah, salah seorang pemuda yang
menolong ane melihat seseorang yang terkapar dipinggir rel. Ane yakin itu tedy.
Cuma pada waktu itu terlihat disamping tedy sesosok penampakan mahluk setengah
badan justru malah mendekati tedy gan (ane belum melihat pada waktu itu karena
ane fokus melihat kebawah). Pemuda yang menolongpun belum melihat dengan jelas
siapakah sosok mahluk selain tedy, setelah dia jalan mendahului ane, dan ane
pun melihat posisi dimana kita lihat penampakan.
Dan setelah beberapa meter kemudian Pemuda itu lari gan!!!
"seeetttaaan", teriak salah satu pemuda tersebut mengakibatkan
teman2nya pun ikut lari. Pada waktu itu ane gak ada pilihan lain selain ikut
lari dengan pemuda yang mau menolong ane.
“kenapa penampakan itu masih ada dan menyebrang rel mendekati dimana tedy
pingsan” dalam hati ane sambil memendam rasa takut, kaget sampai marah kepada
pemuda yang tadinya mau menolong justru malah lari.
“aku liat sosok mahluk setengah badan mas” jawab salah satu pemuda ke ane..
Ane pun diam bingung mau ngomong apalagi ane hanya bisa pasrah, pada waktu itu
ane bener2 kayak mau nangis, karena ane meninggalkan temen ane untuk kedua
kalinya.
“aku jg lihat seperti mendekati orang yang tidur di rel itu” tambah temennya
dari pemuda yang mau menolong ane..
Sepertinya pemuda yang satunya lagi gak melihat apa2, karena dia hanya diam,
dan waktu kita laripun dia dibelakang seperti bertanya-tanya kenapa pada lari..
Ane berdoa si tedy selamat dan semoga gak ada kereta yang lewat, ane takutnya
kalau ada kereta yang lewat, soalnya jarak dari tedy pingsan dengan rel kereta
gak terlalu jauh. Ane takutnya kalau kesrempet bisa tewas.
Gak lama kemudian si pemuda yang menolong ane pun berusaha meminta tolong
kepada warga desa, ane lari ke desa mengikuti pemuda itu lari, setelah beberapa
menit kemudian kita pun kesana dengan warga desa, bahkan mereka ada yang
membawa senter untuk penerangan. Kali ini ane gak begitu takut karena ada
sekitar 7 orang termasuk ane dan 3 pemuda yang tadinya menolong ane. setelah
kami berjalan menuju tempat dimana tedy pingsan, ane dan tiga pemuda itu
terkaget-kaget gan, si tedy sudah gak ada ditempatnya lagi. Orang-orang yang
mencarinya pun menyenterkan sinar senter tersebut ke tengah rel mungkin aja
pingsan ditengah rel, takutnya seperti yang terjadi... (nanti ane
ceritakan lagi) Ane stres pada waktu itu. Semua orang pun mencari
keberadaan teman ane, kebetulan 3 pemuda itu yang menjadi juru bicara perihal
temen ane dan penampakan yang terjadi, karena ane masih shock hanya diam.
Selang beberapa menit kemudian, otak ane sudah mulai berpikir, ane mangambil
handphone dan ane miscall ke nope tedy untuk mencari keberadaan tedy, dan
terdengar hp yang berbunyi.. kita saling berhadapan menatap wajah satu sama
lain dengan wajah cemas dan kemudian mencari letak dimana suara tersebut.
Ternyata tedy pingsan tepat dimana dia kencing disekitar alang-alang
(rerumputan yang tinggi) berjarak sekitar 3 meter dari tempat dimana dia
pingsan sebelumnya.
Kenapa tedy bisa pingsan, dan pindah pingsan, kenapa dia gak lari pada waktu
ane lari, dan siapakah sosok penampakan 2 pria setengah badan dan tanpa kepala,
serta siapakah sosok pria yang menemani kita.
Note: Penampakan itu muncul dengan sosok pria yang setengah badan (sampai
pusar) dengan mata melotot seperti marah memandang kita, baju yang lusuh, dan
banyak darah yang melumuri tubuhnya, terlihat jelas dibawah cahaya rembulan
malam itu. (pernyataan tedy ternyata lebih menyeramkan gan daripada pernyataan
ane). pada kejadian itu ketika ane mandi sore-sore aja takut
Posting Komentar untuk "Part 6: Rel Kereta Api Angker - Ane Tinggalin Tedy Yang Pingsan Dipinggir Rel K.A."
Posting Komentar